DPR RI Desak Pemerintah Tegas Terhadap Meta Terkait Penghapusan Konten Palestina di Indonesia

News Tajdid, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Ahmad Heryawan, mendesak pemerintah untuk memberikan peringatan serius hingga mempertimbangkan pencabutan izin Meta di Indonesia.

Hal ini terkait banyaknya keluhan masyarakat mengenai penghapusan konten pro-Palestina di platform media sosial Meta, seperti Facebook dan Instagram.

Desakan ini disampaikan Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan, setelah warganet Indonesia berulang kali melaporkan penghapusan konten terkait Palestina, terutama sejak meningkatnya ketegangan antara Palestina dan ‘Israel’ pada Oktober 2023.

Konten-konten yang mengangkat isu kemerdekaan Palestina disebut sering diturunkan oleh Meta tanpa penjelasan yang jelas.

Menurut Aher, kejadian ini mengisyaratkan adanya perlakuan tidak adil oleh Meta, mengingat Indonesia secara resmi mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

Aher menilai bahwa tindakan Meta bertentangan dengan kebijakan luar negeri Indonesia yang berpihak pada Palestina dan menentang agresi ‘Israel’.

Aher mengungkapkan, selama periode konflik Palestina-‘Israel’, Meta tercatat telah menghapus lebih dari 700 ribu postingan pro-Palestina yang dianggap melanggar kebijakan platform, seperti konten yang dianggap memuat kekerasan, ujaran kebencian, terorisme, dan tindakan kekerasan terorganisir.

“Jika Meta terus memojokkan konten pro-Palestina, maka kami mendesak pemerintah untuk mengambil langkah tegas, bahkan hingga mencabut izin operasional Meta di Indonesia,” tegasnya dalam rilis resminya. Aher juga menekankan perlunya Meta memberikan klarifikasi atas kebijakan tersebut.

Organisasi internasional seperti Human Rights Watch (HRW) dan CODEPINK telah menyuarakan keprihatinan mereka atas dugaan diskriminasi Meta terhadap konten yang mendukung Palestina.

Mereka menilai Meta turut berkontribusi terhadap upaya penindasan Palestina melalui platform digital.

Selain Indonesia, negara-negara lain seperti Malaysia juga dilaporkan mengalami kendala serupa, dengan banyak konten pro-Palestina yang dihapus.

Isu ini semakin menimbulkan kritik dari berbagai kalangan terhadap Meta di tingkat global.

Komisi I DPR RI sebagai pengawas Kominfo menyatakan akan segera memanggil pihak Meta untuk meminta klarifikasi terkait kebijakan platform mereka, terutama yang berkaitan dengan konten Palestina.

“Kita tidak bisa membiarkan diskriminasi terhadap Palestina ini terus terjadi tanpa tindakan tegas,” ujar Aher.

Baca Juga : 

Baca Juga

Related Posts

Tuntaskan Kunjungan Dapil, Deddy Sitorus Soroti Masalah Nelayan Hingga Minimnya Serapan Tenaga Kerja Lokal di Kaltara

TARAKAN – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Utara, Deddy Sitorus, resmi menutup rangkaian kunjungan daerah pemilihan selama tiga hari di wilayah Bulungan dan Tarakan. Dalam pertemuan terakhir bersama…

Lanjutkan Membaca
Ahmad Budi Anhar Kupas Tuntas Cara Mencegah Diabetes pada Lansia

TAJDIDOFFICIAL.COM, Pada pertemuan Sekolah Lansia ke-4 DCLA Sehati Kota Tarakan, Ahad 23 November 2025, peserta mendapat materi kesehatan khusus dari Ahmad Budi Anhar, S.Kep.NS yang membahas topik “Menjaga Kesehatan di…

Lanjutkan Membaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Forum Guru Muhammadiyah Tarakan Resmi Dilantik: Wiliah Tegaskan Komitmen Mencerahkan Pendidikan Berkarakter”

Forum Guru Muhammadiyah Tarakan Resmi Dilantik: Wiliah Tegaskan Komitmen Mencerahkan Pendidikan Berkarakter”

FGM Tarakan dan STIMIK PPKIA Jalin Sinergi Digital: Guru Muhammadiyah Siap Hadapi Era Pembelajaran Modern”

FGM Tarakan dan STIMIK PPKIA Jalin Sinergi Digital: Guru Muhammadiyah Siap Hadapi Era Pembelajaran Modern”

INSTEKMU Tarakan dan APINDO Kaltara Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

INSTEKMU Tarakan dan APINDO Kaltara Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

Akses Internet di SMA Kaltara Terimbas Efisiensi Anggaran, Fokus Dialihkan ke Wilayah 3T

Akses Internet di SMA Kaltara Terimbas Efisiensi Anggaran, Fokus Dialihkan ke Wilayah 3T

SD Muhammadiyah 2 Tarakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bersinar

SD Muhammadiyah 2 Tarakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bersinar

Family Gathering GTK Muhammadiyah Selumit, Langkah Baru Menuju Pendidikan Berkualitas

Family Gathering GTK Muhammadiyah Selumit, Langkah Baru Menuju Pendidikan Berkualitas