Aisyiyah Kaltara Cetak 16 Mubalighat Tangguh melalui Pelatihan di Malinau

Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Utara melalui Majelis Tabligh menyelenggarakan Pelatihan Mubalighat sebagai upaya memperkuat jaringan dakwah perempuan di wilayah Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tanah Tidung. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 14–15 Januari 2026, di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, dan diikuti oleh kader-kader ‘Aisyiyah yang memiliki komitmen untuk mengembangkan dakwah Islam di tengah masyarakat.

Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya jumlah mubalighat di wilayah tersebut, sementara kebutuhan masyarakat terhadap pembinaan keagamaan yang mencerahkan terus meningkat. Kondisi geografis Kalimantan Utara yang terdiri dari wilayah yang dipisahkan oleh laut, sungai, dan hutan turut menjadi tantangan tersendiri dalam penyebaran dakwah, sehingga dibutuhkan kader-kader perempuan yang siap hadir dan berkontribusi secara langsung.

Sebanyak 16 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri dari 12 orang kader dari Kabupaten Malinau dan 4 orang dari Kabupaten Tanah Tidung. Para peserta merupakan kader aktif ‘Aisyiyah yang terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi dan memiliki semangat tinggi untuk memperkuat peran dakwah di daerah masing-masing. Kehadiran mereka menjadi harapan baru bagi penguatan dakwah perempuan di wilayah Kalimantan Utara.

Kegiatan pelatihan diawali dengan pembukaan resmi, dilanjutkan dengan sesi orientasi dan penguatan ideologi dakwah berbasis Al-Qur’an dan Sunnah. Peserta juga mendapatkan materi tentang perkembangan gerakan Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan tajdid, profil mubalighat ‘Aisyiyah, analisis masyarakat dakwah, serta manajemen dakwah yang efektif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Tidak hanya teori, peserta juga dibekali keterampilan praktis melalui sesi penyusunan materi tabligh dan praktik micro tabligh. Dalam sesi ini, para peserta berlatih menyampaikan materi dakwah secara langsung dengan runtut dan menyertakan dalil sebagai landasan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan komunikasi dakwah yang santun dan mencerahkan.

Aspek pembinaan ruhiyah menjadi bagian penting dalam pelatihan ini. Peserta mengikuti rangkaian ibadah seperti qiyamul lail, shalat berjamaah, dan tausiyah yang bertujuan memperkuat spiritualitas dan keikhlasan dalam berdakwah. Pembinaan ini diharapkan mampu membentuk mubalighat yang tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga memiliki keteguhan hati dan kedekatan dengan Allah SWT.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan mampu memahami kembali hakikat dakwah sebagai gerakan pencerahan. Para peserta juga menunjukkan kemampuan yang baik dalam praktik tabligh serta merasakan peningkatan semangat dan kesiapan untuk menjalankan dakwah di wilayah masing-masing. Selain itu, pelatihan ini juga berhasil membangun jejaring kerja sama antar mubalighat dari dua kabupaten.

Melalui pelatihan ini, ‘Aisyiyah Kalimantan Utara berharap lahir mubalighat-mubalighat perempuan yang mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Dengan semangat dakwah mencerahkan dan berkemajuan, para kader diharapkan dapat berkontribusi dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang membawa manfaat, memperkuat pembinaan umat, serta membangun masyarakat yang beriman dan berakhlak mulia. (*)

Baca Juga : 

Baca Juga

  • Related Posts

    Peringati Hari Perempuan Internasional, PWA Kaltara, KLA dan  Almarhamah Jadikan Lapas Tarakan ‘Training Center’ Warga Binaan

    TARAKAN – Memperingati Hari Perempuan Internasional sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Kalimantan Utara berkolaborasi dengan Komunitas Literasi Aisyiyah dan Yayasan Almarhamah Indonesia menggelar kegiatan…

    Lanjutkan Membaca
    Ketua PWA Kaltara  Isi Kajian PWNA, Ungkap 4 Pilar Kemandirian Spiritual Muslimah di Ramadhan

    Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Kalimantan Utara menggelar Kajian Nasyiah Special Ramadhan pada Ahad, 08 Maret 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PWNA Kalimantan Utara ini berlangsung secara daring melalui Google…

    Lanjutkan Membaca

    One thought on “Aisyiyah Kaltara Cetak 16 Mubalighat Tangguh melalui Pelatihan di Malinau

    1. **nerve calm**

      NerveCalm is a high-quality nutritional supplement crafted to promote nerve wellness, ease chronic discomfort, and boost everyday vitality.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Forum Guru Muhammadiyah Tarakan Resmi Dilantik: Wiliah Tegaskan Komitmen Mencerahkan Pendidikan Berkarakter”

    Forum Guru Muhammadiyah Tarakan Resmi Dilantik: Wiliah Tegaskan Komitmen Mencerahkan Pendidikan Berkarakter”

    FGM Tarakan dan STIMIK PPKIA Jalin Sinergi Digital: Guru Muhammadiyah Siap Hadapi Era Pembelajaran Modern”

    FGM Tarakan dan STIMIK PPKIA Jalin Sinergi Digital: Guru Muhammadiyah Siap Hadapi Era Pembelajaran Modern”

    INSTEKMU Tarakan dan APINDO Kaltara Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

    INSTEKMU Tarakan dan APINDO Kaltara Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

    Akses Internet di SMA Kaltara Terimbas Efisiensi Anggaran, Fokus Dialihkan ke Wilayah 3T

    Akses Internet di SMA Kaltara Terimbas Efisiensi Anggaran, Fokus Dialihkan ke Wilayah 3T

    SD Muhammadiyah 2 Tarakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bersinar

    SD Muhammadiyah 2 Tarakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bersinar

    Family Gathering GTK Muhammadiyah Selumit, Langkah Baru Menuju Pendidikan Berkualitas

    Family Gathering GTK Muhammadiyah Selumit, Langkah Baru Menuju Pendidikan Berkualitas