BNN: 312 Ribu Remaja Terpapar Narkoba, Rp 524 Triliun Dibakar untuk Kesia-siaan

News Tajdid, Jakarta – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Marthinus Hukom, menyatakan bahwa Indonesia saat ini dalam kondisi darurat narkoba. Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 3,3 juta warga Indonesia terjerat penyalahgunaan narkoba, termasuk 312 ribu remaja yang sudah mulai terpapar narkoba meski masih dalam tahap awal.

Baca Juga : 

Baca Juga

“Kondisi Indonesia saat ini adalah darurat narkoba,” ungkap Marthinus dalam acara peringatan “Satu Dekade Gerakan Nasional Anti-Narkoba Majelis Ulama Indonesia (Ganas Annar MUI)” di Jakarta, Minggu (3/11/2024). Ia menegaskan bahwa permasalahan narkoba telah mencapai titik kritis, terutama di kalangan anak muda.

Lebih lanjut, Marthinus menjelaskan bahwa peredaran uang yang terkait dengan narkoba di Indonesia mencapai angka fantastis, sekitar Rp 524 triliun setiap tahunnya. Uang ini digunakan untuk membeli narkoba, yang dia sebut sebagai tindakan “bunuh diri” karena dampak destruktifnya terhadap kesehatan dan kehidupan pengguna.

“Jika Rp 524 triliun itu digunakan untuk kebaikan seperti membayar zakat atau amal, maka kita bisa menyelamatkan banyak orang dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Marthinus. Ia menyesalkan besarnya dana yang dihabiskan masyarakat Indonesia untuk sesuatu yang merusak diri sendiri.

Marthinus juga memperingatkan bahwa menghadapi peredaran narkoba berarti menghadapi kekuatan besar dan kuat. BNN tidak dapat berjuang sendirian, begitu juga dengan Polri. Ia menekankan perlunya kerjasama lintas sektor, termasuk dengan masyarakat dan lembaga seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), untuk melawan jaringan narkoba yang semakin canggih dan terorganisir.

“Beberapa daerah di Indonesia bahkan terprovokasi untuk percaya bahwa narkoba adalah solusi. Padahal, dampak jangka panjangnya sangat merusak, baik secara mental maupun fisik,” jelasnya. Menurutnya, masyarakat sering kali tidak menyadari kerusakan yang ditimbulkan narkoba hingga mereka menggunakannya dalam jangka panjang.

Dalam upaya melawan narkoba, Marthinus menegaskan bahwa bandar narkoba memiliki sumber daya yang sangat besar. Mereka bahkan dapat membeli perlindungan dari pihak-pihak tertentu untuk melanjutkan operasi mereka. “Mereka memiliki banyak uang dan bisa membeli apa saja, termasuk perlindungan dari preman dan oknum,” ujarnya.

Marthinus juga memuji peran Ganas Annar MUI sebagai mitra strategis BNN dalam membangun moral bangsa dan menjadi benteng dalam melawan narkoba. “Kehadiran Ganas Annar MUI adalah kekuatan potensial untuk bangkit bersama melawan bandar narkoba. Ulama adalah soko guru yang menjadi benteng terdepan dalam menjaga moral bangsa ini,” tuturnya.

Ia berharap kolaborasi antara BNN, Polri, Ganas Annar, dan elemen masyarakat lainnya dapat memperkuat perjuangan melawan ancaman narkoba yang semakin besar dan kompleks. (*)

Related Posts

Tuntaskan Kunjungan Dapil, Deddy Sitorus Soroti Masalah Nelayan Hingga Minimnya Serapan Tenaga Kerja Lokal di Kaltara

TARAKAN – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Utara, Deddy Sitorus, resmi menutup rangkaian kunjungan daerah pemilihan selama tiga hari di wilayah Bulungan dan Tarakan. Dalam pertemuan terakhir bersama…

Lanjutkan Membaca
Ahmad Budi Anhar Kupas Tuntas Cara Mencegah Diabetes pada Lansia

TAJDIDOFFICIAL.COM, Pada pertemuan Sekolah Lansia ke-4 DCLA Sehati Kota Tarakan, Ahad 23 November 2025, peserta mendapat materi kesehatan khusus dari Ahmad Budi Anhar, S.Kep.NS yang membahas topik “Menjaga Kesehatan di…

Lanjutkan Membaca

One thought on “BNN: 312 Ribu Remaja Terpapar Narkoba, Rp 524 Triliun Dibakar untuk Kesia-siaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Forum Guru Muhammadiyah Tarakan Resmi Dilantik: Wiliah Tegaskan Komitmen Mencerahkan Pendidikan Berkarakter”

Forum Guru Muhammadiyah Tarakan Resmi Dilantik: Wiliah Tegaskan Komitmen Mencerahkan Pendidikan Berkarakter”

FGM Tarakan dan STIMIK PPKIA Jalin Sinergi Digital: Guru Muhammadiyah Siap Hadapi Era Pembelajaran Modern”

FGM Tarakan dan STIMIK PPKIA Jalin Sinergi Digital: Guru Muhammadiyah Siap Hadapi Era Pembelajaran Modern”

INSTEKMU Tarakan dan APINDO Kaltara Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

INSTEKMU Tarakan dan APINDO Kaltara Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

Akses Internet di SMA Kaltara Terimbas Efisiensi Anggaran, Fokus Dialihkan ke Wilayah 3T

Akses Internet di SMA Kaltara Terimbas Efisiensi Anggaran, Fokus Dialihkan ke Wilayah 3T

SD Muhammadiyah 2 Tarakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bersinar

SD Muhammadiyah 2 Tarakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bersinar

Family Gathering GTK Muhammadiyah Selumit, Langkah Baru Menuju Pendidikan Berkualitas

Family Gathering GTK Muhammadiyah Selumit, Langkah Baru Menuju Pendidikan Berkualitas