Musyawarah Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kaltara 2025: Perempuan Berkemajuan untuk Indonesia Berkeadilan

Tajdid Official, Tarakan – Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Utara menggelar Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) I di Gedung Aisyiyah Tarakan, Sabtu (22/2). Acara ini mengangkat tema Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Indonesia Berkeadilan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Kaltara yang terdiri dari tujuh majelis dan tiga lembaga, serta Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) dari lima kabupaten/kota, yakni Tarakan, Bulungan, Malinau, Tana Tidung, dan Nunukan.

Ketua PWA Kaltara, Mardhiana, dalam pidato iftitahnya menyampaikan pentingnya langkah konkret dalam menjalankan peran Aisyiyah. Ia memperkenalkan konsep 10 Pilar Dinamisasi Perempuan Berkemajuan, yang mencakup penataan, pendataan, pendanaan, penguatan, pendampingan, pelaporan, pengembangan, publikasi, pengawasan, dan penghargaan.

“Saya mengajak seluruh kader Aisyiyah untuk berkomitmen dan melaksanakan 10 pilar ini dengan amanah dan sebaik-baiknya,” ujar Mardhiana di hadapan peserta musyawarah.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltara, Syamsi Sarman, menekankan bahwa Aisyiyah sebagai organisasi modern harus mengedepankan profesionalisme dan kemajuan yang terukur.

“Ibu-ibu di Aisyiyah bisa saja menjabat posisi strategis, tetapi ketika kembali ke rumah, tetap menjadi bagian dari keluarga,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti isu serius yang harus menjadi perhatian Aisyiyah, yakni meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di bawah umur.

“Ini menjadi sorotan penting belakangan ini. Kita berharap Aisyiyah dapat mengambil peran dalam mengatasi persoalan ini,” tambah Syamsi Sarman.

Dalam rangkaian acara, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan (UBT) dan PWA Kaltara. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat advokasi hukum bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

Pada sesi selanjutnya, keynote speech disampaikan oleh perwakilan UBT, Dr. Nurasikin, yang menyoroti perundang-undangan perlindungan anak.

“Anak sering kali menjadi korban kekerasan, tetapi pelaku masih bisa bebas. Ini yang harus kita perjuangkan agar hukum lebih berpihak kepada korban,” ujarnya.

Nurasikin juga menekankan bahaya digitalisasi yang tidak terkontrol.

“Dunia digital adalah dunia tanpa batas. Anak-anak sangat mudah mengakses internet, bahkan hingga terlibat dalam tindakan berbahaya seperti open BO. Ini menjadi tantangan bagi kita semua,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa faktor terbesar penyebab kekerasan seksual terhadap anak adalah kondisi ekonomi, disusul oleh pengaruh media sosial.

Baca Juga : 

Baca Juga

“Taukah Anda bahwa faktor nomor dua penyebab meningkatnya kekerasan seksual pada anak adalah pengaruh media sosial? Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh peserta untuk lebih aktif dalam mengawal kebijakan terkait perlindungan anak. “Mari kita pantau terus hukum yang berkaitan dengan LGBT dan kekerasan seksual terhadap anak agar ke depannya bisa lebih baik,” pungkasnya.

Musyawarah Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kaltara 2025 ini juga membahas berbagai program kerja ke depan, termasuk peningkatan peran perempuan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Diharapkan, hasil dari musyawarah ini dapat memberikan dampak positif bagi perempuan dan anak-anak di Kalimantan Utara, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih adil dan sejahtera. (*)

Related Posts

PWA Kaltara Siap Perluas Program Sekolah Lansia ke Sejumlah Daerah Usai Wisuda Perdana di Tarakan

Tarakan – Majelis Kesejahteraan Sosial Pimpinan Wilayah (PWA) ‘Aisyiyah Kalimantan Utara berkomitmen memperluas pelaksanaan Program Daycare Lansia ‘Aisyiyah (DCLA) Sehati ke sejumlah kabupaten di Kalimantan Utara setelah sukses menyelenggarakan wisuda…

Lanjutkan Membaca
Plt Wali Kota Tarakan Dorong Lulusan Sekolah Lansia Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

Tarakan – Plt Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, berharap para lulusan Sekolah Lansia Aisyiyah Sehati dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama mengikuti pendidikan dan menjadi teladan di lingkungan masyarakat.…

Lanjutkan Membaca

One thought on “Musyawarah Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kaltara 2025: Perempuan Berkemajuan untuk Indonesia Berkeadilan

  1. [8759]Zula Casino México | Tragamonedas Online y Bono de Bienvenida ¡Únete a Zula Casino México! Disfruta de las mejores tragamonedas online y aprovecha nuestro exclusivo bono de bienvenida. Regístrate hoy y empieza a ganar en Zula. visit: zula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Forum Guru Muhammadiyah Tarakan Resmi Dilantik: Wiliah Tegaskan Komitmen Mencerahkan Pendidikan Berkarakter”

Forum Guru Muhammadiyah Tarakan Resmi Dilantik: Wiliah Tegaskan Komitmen Mencerahkan Pendidikan Berkarakter”

FGM Tarakan dan STIMIK PPKIA Jalin Sinergi Digital: Guru Muhammadiyah Siap Hadapi Era Pembelajaran Modern”

FGM Tarakan dan STIMIK PPKIA Jalin Sinergi Digital: Guru Muhammadiyah Siap Hadapi Era Pembelajaran Modern”

INSTEKMU Tarakan dan APINDO Kaltara Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

INSTEKMU Tarakan dan APINDO Kaltara Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

Akses Internet di SMA Kaltara Terimbas Efisiensi Anggaran, Fokus Dialihkan ke Wilayah 3T

Akses Internet di SMA Kaltara Terimbas Efisiensi Anggaran, Fokus Dialihkan ke Wilayah 3T

SD Muhammadiyah 2 Tarakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bersinar

SD Muhammadiyah 2 Tarakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bersinar

Family Gathering GTK Muhammadiyah Selumit, Langkah Baru Menuju Pendidikan Berkualitas

Family Gathering GTK Muhammadiyah Selumit, Langkah Baru Menuju Pendidikan Berkualitas