Peran Ibu Menentukan Arah Peradaban, Ketua PWA Kaltara Ajak Jadikan Rumah sebagai Madrasah Pertama


Tarakan – Dalam momentum memperingati Hari Anak Nasional, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Kalimantan Utara, Mardhianah, M.Pd.I, mengajak para ibu untuk kembali menyadari besarnya amanah dalam mendidik anak sebagai generasi penerus bangsa. Pesan tersebut disampaikan dalam Pengajian Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Tarakan dengan tema “Amanah di Gendongan, Cahaya di Peradaban”, Sabtu (25/7/2026), di kediaman Bunda Mardhianah, Selumit, Tarakan.

Dalam ceramahnya, Mardhianah menegaskan bahwa anak bukan hanya anugerah, tetapi juga amanah dari Allah SWT yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Ia mengawali penyampaiannya dengan mengingatkan firman Allah SWT dalam QS. At-Tahrim ayat 6 agar setiap orang beriman menjaga diri dan keluarganya dari api neraka.

Menurutnya, pendidikan anak dimulai sejak masa kehamilan hingga proses tumbuh kembang mereka di tengah keluarga. Seorang ibu, katanya, merupakan pendidik pertama yang mengenalkan kasih sayang, rasa aman, nilai-nilai keimanan, serta akhlak kepada anak-anaknya.

“Gendongan seorang ibu bukan sekadar tempat anak bersandar, tetapi sekolah pertama kehidupan. Di sanalah anak belajar mengenal kasih sayang, rasa aman, hingga mencintai Allah dan Rasul-Nya,” ungkap Mardhianah.

Ia juga mengutip sabda Rasulullah SAW bahwa setiap manusia adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Karena itu, peran seorang ibu tidak dapat dipandang sebelah mata dalam membangun karakter anak.

Lebih lanjut, Mardhianah menjelaskan bahwa peradaban yang kuat tidak dibangun semata-mata oleh kemajuan infrastruktur, melainkan berawal dari keluarga yang kokoh. Menurutnya, ibu memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga beriman, berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, mencintai Al-Qur’an, disiplin, mandiri, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

“Anak-anak hari ini adalah calon pemimpin Indonesia Emas 2045. Karena itu, selain prestasi akademik, iman, adab, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial harus menjadi fondasi utama dalam pendidikan mereka,” jelasnya.

Sebagai bagian dari gerakan perempuan Islam berkemajuan, Mardhianah menegaskan bahwa ibu-ibu ‘Aisyiyah memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan dalam ibadah dan akhlak, menjadikan rumah sebagai madrasah pertama, membangun komunikasi hangat dengan anak, melindungi mereka dari pengaruh negatif era digital, menumbuhkan budaya membaca dan cinta ilmu, serta memperkuat kolaborasi dengan sekolah, masyarakat, dan persyarikatan.

Menutup ceramahnya, Mardhianah mengajak seluruh peserta menjadikan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum memperkuat komitmen dalam mendidik anak-anak dengan cinta, ilmu, dan keteladanan.

“Amanah di gendongan hari ini akan menjadi cahaya peradaban di masa depan. Jika kita ingin melihat Indonesia yang maju, mulailah dari pangkuan seorang ibu yang mendidik dengan iman, ilmu, dan kasih sayang,” pungkasnya.

Pengajian tersebut menjadi pengingat bahwa membangun generasi unggul tidak dimulai dari ruang-ruang besar, melainkan dari rumah, melalui tangan-tangan para ibu yang ikhlas mendidik anak sebagai amanah Allah SWT.

Baca Juga : 

Baca Juga

  • Related Posts

    BKMT Tarakan Barat Gelar Tadabbur Alam, Jamaah Diajak Meneladani Alam untuk Mendidik Keluarga Islami

    Tarakan – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Tarakan Barat menggelar kegiatan Tadabbur Alam yang diisi ceramah oleh Ketua Aisyiyah Kalimantan Utara, Bunda Mardiana. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah…

    Lanjutkan Membaca
    Ketua Aisyiyah Kaltara Ajak Jamaah BKMT Tarakan Barat Bangun Keluarga Sakinah Lewat Tadabbur Alam

    Tarakan – Ketua Aisyiyah Kalimantan Utara, Bunda Mardiana, mengajak ratusan jamaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Tarakan Barat untuk menjadikan tadabbur alam sebagai sarana memperkuat keimanan sekaligus membangun keluarga…

    Lanjutkan Membaca

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Forum Guru Muhammadiyah Tarakan Resmi Dilantik: Wiliah Tegaskan Komitmen Mencerahkan Pendidikan Berkarakter”

    Forum Guru Muhammadiyah Tarakan Resmi Dilantik: Wiliah Tegaskan Komitmen Mencerahkan Pendidikan Berkarakter”

    FGM Tarakan dan STIMIK PPKIA Jalin Sinergi Digital: Guru Muhammadiyah Siap Hadapi Era Pembelajaran Modern”

    FGM Tarakan dan STIMIK PPKIA Jalin Sinergi Digital: Guru Muhammadiyah Siap Hadapi Era Pembelajaran Modern”

    INSTEKMU Tarakan dan APINDO Kaltara Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

    INSTEKMU Tarakan dan APINDO Kaltara Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

    Akses Internet di SMA Kaltara Terimbas Efisiensi Anggaran, Fokus Dialihkan ke Wilayah 3T

    Akses Internet di SMA Kaltara Terimbas Efisiensi Anggaran, Fokus Dialihkan ke Wilayah 3T

    SD Muhammadiyah 2 Tarakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bersinar

    SD Muhammadiyah 2 Tarakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bersinar

    Family Gathering GTK Muhammadiyah Selumit, Langkah Baru Menuju Pendidikan Berkualitas

    Family Gathering GTK Muhammadiyah Selumit, Langkah Baru Menuju Pendidikan Berkualitas