TANA LIA – Pengembangan layanan bagi kelompok lanjut usia di Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor.
Hal itu terlihat dalam peluncuran Daycare Lansia Aisyiyah atau Sekolah Lansia Aisyiyah yang digelar Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Tana Lia di Balai Adat Tana Lia, Sabtu (29/8/2026).
Program tersebut mendapat dukungan dari Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Utara serta sejumlah mitra, yakni Medco E&P Simenggaris, PT BALI HASTIE INDOMALAYA, UPT Puskesmas Tana Lia, dan TBM OPOS Izza Ilmi.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat layanan bagi lansia, terutama dalam bidang kesehatan, literasi, pendidikan, dan pemberdayaan.
UPT Puskesmas Tana Lia akan mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis serta memberikan edukasi mengenai kesehatan kepada peserta Sekolah Lansia.
Sementara itu, Medco E&P Simenggaris dan PT BALI HASTIE INDOMALAYA memberikan dukungan sumber daya untuk mendukung keberlangsungan program. TBM OPOS Izza Ilmi turut mengambil peran dalam penguatan literasi dan kegiatan edukatif.
Ketua PCA Tana Lia, Nur Inayah Z, mengatakan keberadaan mitra menjadi bagian penting dalam pengembangan program agar layanan yang diberikan kepada lansia tidak hanya berfokus pada satu aspek.
Sekolah Lansia Aisyiyah sendiri merupakan program Pimpinan Pusat Aisyiyah melalui Majelis Kesejahteraan Sosial. Program tersebut berfokus pada peningkatan kualitas hidup lansia secara holistik, meliputi aspek fisik, mental, spiritual, dan sosial.
Sebanyak 54 lansia mengikuti peluncuran program tersebut, terdiri atas 44 perempuan dan 10 laki-laki.
Camat Tana Lia, P. Arbain Fadhil, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun untuk menghadirkan program khusus bagi lansia.
“Selama ini program banyak untuk anak dan pemuda. Alhamdulillah sekarang lansia juga diperhatikan. Semoga berkelanjutan dan melahirkan masyarakat yang ramah lansia,” ujar Arbain.
Dalam pelaksanaannya, Sekolah Lansia Aisyiyah akan menghadirkan sejumlah kegiatan pembinaan, mulai dari keagamaan, pendidikan, kesehatan, keterampilan, sosial hingga rekreasi.
Program ini juga membawa konsep LANSIA DINAMIS, yang terdiri atas tujuh nilai, yakni Disiplin, Islami, Nyaman, Adaptif, Mandiri, Inovatif, dan Santun.
Peluncuran program ditutup dengan kegiatan ice breaking yang dipandu Retno Widiastuti dari PWA Kaltara. Para peserta mengikuti kegiatan dengan suasana ceria dan penuh kebersamaan.
Baca Juga :
Baca Juga :









