Luncurkan Kitab “Taysirul Wushul,” PBNU Dorong Pemahaman Ushul Fiqih

News Tajdid, jakarta – Pimpinan Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meluncurkan kitab “Taysirul Wushul ila ‘Ilmil Ushul” yang ditulis oleh KH Afifuddin Muhajir pada 4 November 2024.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dalam dunia Islam, menandai langkah signifikan dalam memperdalam kajian ushul fiqih di Indonesia.

Ketua PBNU, KH Miftahul Akhyar, menegaskan bahwa kitab ini bertujuan untuk menyederhanakan pemahaman ushul fiqih bagi kalangan pemula.

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan pentingnya pembelajaran yang lebih mendalam tentang ilmu ini untuk menjawab tantangan zaman.

“Ushul fiqih memiliki peran krusial dalam mengatasi permasalahan kontemporer yang dihadapi umat,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menggugah kesadaran akan pentingnya literasi agama di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

Sementara itu, KH Afifuddin Muhajir menjelaskan bahwa buku ini diharapkan menjadi referensi yang mudah dipahami dan diterima oleh semua kalangan.

“Kami ingin mempermudah masyarakat dalam memahami ushul fiqih agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Acara peluncuran ini diwarnai dengan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Beberapa peserta mengemukakan harapan agar kitab ini bisa diadopsi sebagai bahan ajar di pesantren-pesantren di seluruh Indonesia.

Sebagai langkah tindak lanjut, PBNU berencana mengadakan bedah buku di berbagai pesantren menjelang bulan Ramadan.

Sekretaris LTN PBNU, Hamzah Sahal, menambahkan bahwa Gus Yahya mengarahkan agar buku ini dibedah untuk memperluas pemahaman di kalangan santri.

Baca Juga : 

Baca Juga

Kehadiran kitab ini juga diharapkan bisa memperkuat fondasi keilmuan umat Islam di Indonesia. Dengan demikian, pemahaman tentang ushul fiqih dapat berkembang dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Dengan peluncuran “Taysirul Wushul,” PBNU menunjukkan komitmennya dalam memajukan pendidikan agama dan memperkaya khazanah keilmuan Islam di Tanah Air. (NU ONLINE)

Related Posts

IPM Kaltara  Mengawal Aspirasi Pelajar
Melalui Reses Anggota DPD RI

Tarakan — Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Kalimantan Utara menghadiri kegiatan reses Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Kalimantan Utara, Herman, S.H. Kegiatan ini…

Lanjutkan Membaca
Peran Ibu Menentukan Arah Peradaban, Ketua PWA Kaltara Ajak Jadikan Rumah sebagai Madrasah Pertama

Tarakan – Dalam momentum memperingati Hari Anak Nasional, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Kalimantan Utara, Mardhianah, M.Pd.I, mengajak para ibu untuk kembali menyadari besarnya amanah dalam mendidik anak sebagai generasi…

Lanjutkan Membaca

One thought on “Luncurkan Kitab “Taysirul Wushul,” PBNU Dorong Pemahaman Ushul Fiqih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

SDN 012 Tarakan Kembangkan Digitalisasi Pendidikan, Ujian hingga Pemantauan Siswa Berbasis Aplikasi

SDN 012 Tarakan Kembangkan Digitalisasi Pendidikan, Ujian hingga Pemantauan Siswa Berbasis Aplikasi

Forum Guru Muhammadiyah Tarakan Resmi Dilantik: Wiliah Tegaskan Komitmen Mencerahkan Pendidikan Berkarakter”

Forum Guru Muhammadiyah Tarakan Resmi Dilantik: Wiliah Tegaskan Komitmen Mencerahkan Pendidikan Berkarakter”

FGM Tarakan dan STIMIK PPKIA Jalin Sinergi Digital: Guru Muhammadiyah Siap Hadapi Era Pembelajaran Modern”

FGM Tarakan dan STIMIK PPKIA Jalin Sinergi Digital: Guru Muhammadiyah Siap Hadapi Era Pembelajaran Modern”

INSTEKMU Tarakan dan APINDO Kaltara Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

INSTEKMU Tarakan dan APINDO Kaltara Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

Akses Internet di SMA Kaltara Terimbas Efisiensi Anggaran, Fokus Dialihkan ke Wilayah 3T

Akses Internet di SMA Kaltara Terimbas Efisiensi Anggaran, Fokus Dialihkan ke Wilayah 3T

SD Muhammadiyah 2 Tarakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bersinar

SD Muhammadiyah 2 Tarakan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bersinar